Harapan Bunda
HOME PROFIL LAYANAN DAN FASILITAS KARIR KONTAK

Pembukaan Unit Thalassaemia Drg. Suherman

Thalassaemia

Thalassaemia adalah suatu kelainan darah yang terdapat di banyak negara di dunia, dan khususnya pada orang-orang yang berasal dari daerah Laut Tengah, Timur Tengah atau Asia.

  1. Thalassaemia trait/pembawa sifat Thalassaemia. Orang dengan Thalassaemia trait/pembawa sifat Thalassaemia adalah orang-orang sehat tetapi dapat menimbulkan Thalassaemia mayor kepada anak-anak mereka bila pasangannya juga pembawa sifat Thalassaemia, menurut perkiraan di Indonesia ditemukan tidak kurang dari 200.000 orang Thalassaemia trait/pembawa sifat Thalassaemia. Mereka disebut juga sebagai Thalassaemia yang sehat/Thalassaemia Minor.
  2. Thalaassaemia Mayor. Ini adalah suatu penyakit darah yang berta yang diderita sejak lahir. Anak-anak yang memiliki Thalassaemia mayor tidak dapat membentuk Haemoglobin yang cukup dalam darah mereka. Mereka memerlukan Transfusi darah seumur hidupnya.

Setiap tahun setidaknya 100.000 anak yang lahir di dunia dengan Thalassaemia mayor.

Sebagai penyakit yang diturunkan seperti juga halnya penyakit-penyakit keturunan lain, hingga saat ini thalassaemia belum ada obatnya. Pengobatan satu-satunya ialan dengan melakukan transfusi darah, secara rutin, rata-rata sebulan sekali untuk seumur hidup, tujuannya mempertahankan kadar Hb di atas 9 g/dL, supaya aktivitasnya normal dan dapat melaksanakan kegiatan sehari-hari. Serta mengkonsumsi obat-obatan yang harganya relative mahal.

Dengan memberikan transfusi darah secara terus menerus, zat besi turut masuk ke dalam tubuh penderita. Zat besi ini akan tertimbun didalam organ-organ tubuh yang penting (jantung, hati, limpa, otak) menyebabkan terjadinya gangguan fungsi pada organ tersebut.

Penimbunan zat besi dapat dicegah dengan obat kelasi besi atau pengikat zat besi, sehingga zat besi tersebut dapat dikeluarkan dari jaringan tubuh. Obat kelasi besi ada yang berupa oral dan injeksi, untuk pemberian obat melalui injeksi diperlukan alat pompa suntik (syringe pump) selama 10-12 jam per hari. Idealnya obat ini dikonsumsi setiap hari untuk seumur hidup.
Di Indonesia tidak kurang dari 3.000 anak lahir dengan penyakit tersebut dan 85% adalah dari keluarga tidak mampu. Untuk saat ini di daerah Jabodetabek terdapat + 1600 penderita Thalassaemia dan jumlah terbesar berada di wilayah Jakarta Timur ( + 229 orang).

Dengan semangat berbagi untuk sesama, maka RS Harapan Bunda bersedia menjadi Unit Thalassaemia pertama di Jakarta Timur yang diberi nama “Unit Thalassaemia Drg. Suherman”. Diresmikan pada tanggal 7 Maret 2011 dan dihadiri oleh walikota Jakarta Timur.

Thalassaemia

Acara berlangsung dari pukul 08.00 s/d 11.00 WIB, dimulai dengan adanya sambutan oleh Direktur dan Walikota, pengisi acara adalah Band yang terdiri dari penderita anak thalassaemia yaitu “BandThal”, setelah itu dilanjutkan dengan pemotongan pita oleh Walikota dan Direktur Utama RS Harapan Bunda dan melihat ruangan khusus untuk transfusi darah bagi penderita thalassaemia.

Thalassaemia

Poliklinik: Selasa & Kamis
Transfusi: Senin s/d Jum’at

Periksakan Darah Anda Sebelum Menikah
Thalassaemia bukan penyakit menular Thalassaemia dapat dicegah